GAMETOGENESIS PADA MANUSIA PDF

Tempat Terjadi Tumbuhan: pada benangsari dan putikHewan: sel-sel kelamin Gametogenesis pada Hewan dan Manusia Spermatogenesis Oogenesis. Sistem pembiakan manusia biasanya melibatkan persenyawaan dalaman oleh Pada perempuan, gametogenesis dikenali sebagai oogenesis; ini berlaku.

Author: Zulunos Muramar
Country: Jamaica
Language: English (Spanish)
Genre: Sex
Published (Last): 8 November 2006
Pages: 238
PDF File Size: 14.80 Mb
ePub File Size: 6.82 Mb
ISBN: 819-4-35489-673-8
Downloads: 76238
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Yorn

Published on Jan View Download 4. Agar mahasiswa dapat mendefiniskan asal dan migrasi bakal sel kelaminB. Agar mahasiswa dapat menjelakan spermatogenesis C.

Agar mahasiswa dapat membedakan antara meosis, metosis, spermatogenesis, dan oogenesisA. Pengertian GametogenesisGametogenesis merupakan proses gametoyenesis gamet sel kelamin yang terjadi melalui pembelahan meiosis. Gametogenesis berlangsung pada sel kelamin dalam alat perkembangbiakan.

Gametogenesis meliputi spermatogenesis pembentukan spermatozoa atau sperma dan Oogenesis pembentukan ovum.

Gametogenesis adalah proses pembentukan sel- sel gamet. Sifat kelamin pria dan wanita ditentukan secara genetik oleh kombinasi kromosom. Tahapan GametogenesisProses tahapan gamet atau sel kelamin disebut gametogenesis, ada dua jenis proses pembelahan sel yaitu mitosis dan meiosis. Bila ada sel tubuh kita yang rusak maka akan terjadi proses penggantian dengan sel baru melalui proses pembelahan mitosis, sedangkan sel kelamin atau gamet sebagai agen utama dalam proses reproduksi manusia menggunakan proses pembelahan meiosis.

Gametogenesis ada dua yaitu spermatogenesis dan oogenesis. Gametogenesis terdiri atas 4 tahap sebagai berikut: Tahap perbanyakan proliferasidimana gametagonium akan membelah secara mitosis berulang-ulang. Tahap pertumbuhan, dimana gametagonium ini akan tumbuh menjadi gametosit I. Tahap pematangan, gametosist I akan mengalami tahap pematangan yang berlangsung secara meiosis. Tahap perubahan bentuk transformasigamet akan berubah menjadi gamet.

Gametogenesis ada dua yaitu: Spermatogenesis yaitu proses pembentukan sperma2.

Oogenesis yaitu proses pembentukan ovum1. Asal dan Migrasi Bakal Sel KelaminBakal sel kelamin dari daerah kutub vegetal zigot, dan embrionya yang kemudian kemudian melalui proses gastrulasi berada dilapisan endoderm, akhirnya bermigrasi secara amuboid ke dalam gonad.

Balinsky, Bakal sel kelamin aves berasal dari endoderm diwilayah anterior, di perbatasan acara pelusida dengan area opeka. Hasil penelitian Niewkoop dan Sutasurya, menunjukan bahwa pada embrio ayam umur 4 jam bsk belum tampak, bsk pertama kali tampak sesudah primitive streak terbentuk, pada umur 18 dan 23 jam tampak bsk berakumulasi secara pasif.

Pada umur 33 jam sewaktu pembuluh darah sudah terbentuk,secara aktif bsk menembus pembuluh darah dan melalui pembuluh darah bsk berimigrasi menuju ke dalam gonad. Cara migrasi melalui pembuluh darah disebut secara diapedesis. Pada umur 72 jam bsk mulai gametogenedis gonad. Proliferasi Bakal Sel Manusa Secara MitosisMitosis yaitu pembelahan sel dari induk menjadi 2 anakan tetapi tidak terjadi reduksi kromosom contoh apabila ada sel tubuh kita yang rusak maka akan terjadi proses penggantian dengan sel baru melalui proses pembelahan mitosisKromosom melakukan replikasi DNA 2n-4n.

Jumlah pwda kromosom pada pembelahan mitosis: Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa bsk bermigrasi, mereka membelah secara mitosis, tetapi laju proliferasi bsk lebih cepet terjadi sewaktu mereka telah berada di dalam gonad sehingga jumlahnya bertambah banyak.

Bsk yang aktif bermitosis ini di dalam gonad betina disebut oogania, sedangkan yang di dalam gonad jantan disebut spermatogonia. Pola aktivitas mitosis antara oogania manuaia spermatogonia ada perbedaan. MeiosisMeiosis yaitu pembelahan sel dari induk menjadi 2 anakan dengan manusja reduksi kromosom, contohnya pembelahan sel kelamin atau gamet sebagai agen utama dalam proses reproduksi manusia.

  AEMC 8335 PDF

Dari pengertian di atas dapat kita lihat terdapat dua gamet diantaranya yaitu spermatogenesis dan oogenesis. Replikasi DNA kromosom 2n-4n. Kemudian mengadakan cross-over kromatid. Pemisahan membentuk kiasma Terjadi pertukaran manuxia interkromosom homolog. Jumlah akhir kromosom pada pembelahan miosis pertama: Jumlah akhir kromosom pada pembelahan miosis kedua: Dituliskan ciri khas setiap tahap yaitu sebagai berikut: Leptoten pada awal tahap ini di dalam ini masih tampak yang diad.

Zygoten pada tahap ini sudah tampak kromosom, dan yang homolog mulai saling mendekat. Pachyten pada tahap ini sudah gamwtogenesis kromosom tetrad, memungkinkan terjadi pindah silang. Diploten pada tahap ini pindah silang sudah selesai, gelendong pembelaan mulai tampak, dan selaput inti mulai terurai. Diakines ,anusia tahap ini gelendong pembelahan Tidak tampak lagi dalam sitoplasma, dan kromosom tetraed mulai ditarik ke bidang ekuator. Metafase I berciri khas yaitu kromosom tetred bejajar dibidang akuator.

Metafase II kromosom diad terjajar di bidang akuator.

2. gametogenesis

Anafase I berciri khas yaitu kromosom tetred berpisah menjadi kromosom diad. Bergerak menjuju ke arah kutub. Anafase II kromosom diad berpisah menjadi kromosom monad, bergerak menuju ke arah kutub Telofase I berciri khas yaitu kromosom diad sudah berada dikutub, terjadi pembagian sitoplasma, terbentuk dua sel yang masing-masing haploid tetapi krematin dalam keadaan diad, gelendong pembelahan tidak tampak lagi, selaput dirangkai kembali.

Telofase II kromosom sudah menjadi kromatin kembali, gelendong lenyap, selaput inti dirangkai kembali, bila pembagian sitoplasma merata, akhirnya terbentuklah empat sel yang masing-masing haploid kromatin dalam keadaan monad. Profase II kromosom diad dan gelendong pembelahan sudah tampak kembali selaput inti diurai lagi, kromosom diad mulai ditarik ke bidang ekuator.

SpermatogenesisSpermatogenesisadalah proses pembentukan sel spermatozoa tunggal: Sel spermatozoa, disingkat sperma manusiz bersifat haploid n dibentuk di dalam testis melewati sebuah proses kompleks.

Spermatogenesis mencakup pematangan sel epitel germinal dengan melalui proses pembelahan dan diferensiasi sel. Pematangan sel terjadi di tubulus seminiferus yang kemudian disimpan dalam epididimis.

Tubulus seminiferus terdiri dari sejumlah besar sel germinal yang disebut spermatogonia jamak. Spermatogonia terletak di dua sampai tiga lapis luar sel-sel epitel tubulus seminiferus.

Sistem pembiakan manusia – Wikipedia Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas

Gmetogenesis berdiferensiasi melalui tahap-tahap perkembangan tertentu untuk membentuk sperma. Pada proses spermatogenesis terjadi proses-proses dalam istilah sebagai berikut: Spermatositogenesis spermatocytogenesis adalah tahap awal mannusia spermatogenesis yaitu peristiwa pembelahan spermatogonium menjadi spermatosit primer mitosisselanjutnya spermatosit melanjutkan pembelahan secara meiosis menjadi spermatosit sekunder dan spermatid. Istilah ini biasa disingkat proses pembelahan sel dari spermatogonium menjadi spermatid.

Spermiogenesis spermiogensis adalah peristiwa manusua spermatid menjadi sperma yang dewasa. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari. Terbagi menjadi tahap 1 Pembentukan golgi, axonema dan kondensasi DNA, 2 Pembentukan cap akrosom, 3 pembentukan bagian ekor, 4 Maturasi, reduksi sitoplasma difagosit oleh sel Sertoli. Spermiasi Spermiation adalah peristiwa pelepasan sperma matur dari sel sertoli ke lumen tubulus seminiferus selanjutnya ke epididimidis.

  BUGBUSTER NOVAGEN PDF

Sperma belum memiliki kemampuan bergerak sendiri non-motil. Sperma non motil ini ditranspor dalam cairan testicular hasil sekresi sel Sertoli dan bergerak menuju epididimis karena kontraksi otot peritubuler.

Sperma baru mampu bergerak dalam saluran epidimis namun pergerakan sperma dalam saluran reproduksi pria bukan karena motilitas sperma sendiri melainkan karena kontraksi peristaltik otot saluran. Setelah menyelesaikan meiosis I setiap spermatoist I menghasilkan dua spermatosit sekunder spermatosit II yang haploid setiap kromatin sebagai pda.

Kemudian setiap spermatosit II pada akhir meiosis II menghasilkan gametohenesis spermatid yang haploid setiap kromatin sebagai monad. Berarti setiap spermatosis I yang bermeiosis akan menghasilkan empat spermatid.

Selanjutnya spermatid mengalami perubahan-perubahan bentuk selama proses transformasi. Semula kromatin dalam inti spermatid tampak sebagai benang-benang halus yang tersebar merata, kemudian cairan inti mulai berkurang.

Sistem pembiakan manusia

Maka ukuran inti mengecilkan dan kromatin dan kromatin memadat, bentuk inti dari bulat menjadi oval, hal ini berlangsung secara bertahap sampai terbentuk kepala sperma. Kepala, mengandung inti dan akrosomab. Bagian tengah, mengandung flagel bagian proksimal, sentriol, mitokondria. Pwda, mengandung flagel bagian distal. Didalam tubulus seminiferus terdapat kumpulan sel dengan jembatan antar sel, selama proses spermatogenesis sampai spermatid memasuki pross spermiogenesis. Dengan adanya jemabatan sitoplasma ini, diproses pembelahan sel dan transfomasi spermatid menjadi sperma dapat dikendalikan secara serentak.

Sel diploid yang akan menjadi sel induk sperma spermatogonium menjadi besar sebelum membelah secara meiosis. Sel demikian disebut spermatosit primer. Sel ini kemudian membelah pada tahap meiosis I menjadi dua spermatosit sekunder. Selanjutnya, kedua sel tersebut membelah pada meiosis II ,anusia empat sel spermatid.

Sel spermatid kemudian berkembang menjadi sperma gamet jantan yang siap membuahi. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerjabeberapa hormon, diantaranya: LH merangsangsel leydiguntuk menghasilkan hormon testosteron.

Hormon pertumbuhan, secara khusus meningkatkan pembelahan awal pada spermatogenesis. OogenesisOogenesisadalah proses pembentukan sel telur ovum di dalam ovarium. Oogenesis dimulai dengan pembentukan bakal sel-sel telur yang disebut oogonia tunggal: Pembentukan sel telur pada manusia dimulai sejak di dalam kandungan, yaitu di dalam ovari fetus perempuan.

Pada akhir bulan ketiga usia fetus, semua oogonia yang bersifat diploid telah selesai dibentuk dan siap memasuki tahap pembelahan. Semula oogonia membelah secara mitosis menghasilkan oosit primer.

Pada perkembangan fetus selanjutnya, semua oosit primer membelah secara miosis, tetapi hanya sampai fase profase. Pembelahan miosis tersebut berhenti hingga bayi perempuan dilahirkan, ovariumnya mampu menghasilkan sekitar 2 juta oosit primer mengalami kematian setiap hari sampai masa pubertas.

Memasuki masa pubertas, oosit melanjutkan pembelahan miosis I. Organ reproduksi hewan betina yang utama adalah ovarium. Pada organ ini terjadi pembentukan sel telur atau oogenesis. Sel telur atau ovum berkembang dari sel induk telur atau oogonium yang diploid, mirip spermatogonium paad spermatogenesis. Namun, pada oogonium, proses mitosisnya telah terjadi sebelum individu dilahirkan.